HP Android umum
DisarankanProsesor 64-bit (arm64-v8a), hampir semua HP keluaran 2018 ke atas.
- Ukuran
- 30,2 MB
- Build
- 95
Versi uji 1.1.0 untuk pengujian internal BPBD Kabupaten Sleman
Sistem Informasi Sleman Tangguh Bencana: melapor kejadian, memantau status Merapi, cuaca per‑kecamatan, tugas relawan, dan peminjaman logistik.
Hampir semua HP yang dijual sejak 2018 memakai berkas ini. Pilih yang ini bila ragu.
Unduh untuk Android 30,4 MB · build 96 · arm64-v8a Diunggah 31 Oktober 2026 pukul 13.19 WIBSatu aplikasi, tiga berkas berbeda supaya ukurannya kecil. Bila yang pertama gagal dipasang, coba yang di bawahnya.
Prosesor 64-bit (arm64-v8a), hampir semua HP keluaran 2018 ke atas.
Prosesor 32-bit (armeabi-v7a). Pakai ini bila berkas 64-bit ditolak saat dipasang.
Berkas x86_64 untuk emulator Android di komputer. Bukan untuk HP.
Build sebelum 85 tidak bisa dipakai lagi. Semuanya masih mencari server lama yang sudah tidak dipakai; pasang build 96, akun Anda tetap sama.
Sekitar dua menit. Aplikasi ini tidak melalui Play Store, jadi Android akan meminta izin sekali di langkah kedua.
Ketuk tombol unduh di atas. Bila browser bertanya “Simpan berkas ini?”, pilih Simpan atau Tetap unduh.
Ketuk berkas di notifikasi unduhan. Bila muncul “Demi keamanan, ponsel tidak diizinkan memasang aplikasi dari sumber ini”, ketuk Setelan → nyalakan Izinkan dari sumber ini → kembali → Pasang.
Buka SIMANTAB, masukkan nomor HP yang terdaftar, lalu kirim pesan verifikasi lewat WhatsApp ketika diminta. Verifikasi hanya sekali per perangkat.
Sudah punya SIMANTAB versi lama? Pasang saja berkas baru di atasnya. Data dan akun tetap ada, tidak perlu menghapus aplikasi lama.
Versi uji iOS belum ditandatangani Apple karena instansi belum memiliki akun Apple Developer, jadi pemasangannya lewat komputer.
Pasang Sideloadly di komputer (Windows perlu iTunes), sambungkan iPhone dengan kabel, seret berkas .ipa, masukkan Apple ID Anda, lalu percayai sertifikatnya di Setelan → Umum → VPN & Manajemen Perangkat. Sekitar 10 menit, dan perlu diulang tiap 7 hari karena batas Apple ID gratis.
Panduan bergambar langkah demi langkah tersedia di halaman terpisah.
Baca cara memasang di iPhone8 langkah, ±10 menit Unduh berkas .ipa19,5 MB · build 96Diunggah 31 Oktober 2026 pukul 14.10 WIBiPhone kini build 96, sama dengan Android. Saat memasang lewat Sideloadly, jangan ganti Bundle ID; bila diganti, peta tampil kosong. Dua hal tetap berbeda: notifikasi push dari server tidak aktif di versi uji iOS, dan pemasangannya perlu diulang tiap 7 hari karena memakai Apple ID gratis.
Build 96 · 31 Oktober 2026 · lencana menu, pengingat terlambat, dan perbaikan dari uji HP.
Build 95
Build 94
Build 93
Build 92
Build 91
Build 90
Build 89
Build 88
Build 87
Build 86
Build 85
Build 84
Build 83
Build 82
Build 81
Build 80 chat dengan petugas BPBD seperti WhatsApp
Build 60–79 masih berlaku
simantab.lalapo.my.id (build 60).Build 79
Tanya Bencana, peringatan dini dibacakan, permintaan bantuan untuk relawan, tab Perlu respons dan cari dampak di asesmen.
Build 78
Tombol dan tulisan lebih kontras di seluruh aplikasi; Tolak permintaan bergaya sama dengan tombol jumlah rekomendasi.
Build 77
Tolak permintaan berbentuk tombol, pilihan tahap progres dipisah garis, iPhone menyusul ke build terbaru.
Build 76
Jumlah rekomendasi di Penyerahan Bantuan menjadi tombol berpanah.
Build 75
Laporan Masuk segar sendiri sesudah antrean terkirim, penyerahan mendarat di tab Diserahkan, lencana Ditolak di daftar petugas.
Build 74
Progres laporan mengikuti alur penanganan BPBD: tahap tercatat otomatis, dikelompokkan, dan alasan penolakan tampil di progres.
Build 73
Asesmen dengan kronologi, personel, dan rekomendasi barang; penyerahan logistik bertab Permintaan baru / Diserahkan / Ditolak; Beranda menghitung laporan ditolak.
Build 72
Jam buka wisata per hari ala Google Maps, lini masa progres seragam, versi aplikasi di layar pembuka.
Build 71
Tahap progres yang sedang berjalan berdenyut.
Build 70
Laporan ditolak tertulis “Ditolak”, pilihan jarak di Barak, pengingat 08.00 untuk laporan yang belum selesai.
Build 69
Peta Jarak Merapi, Riwayat Tugas, dan Detail Laporan bisa digeser dan dicubit.
Build 68
Aplikasi melaporkan versinya ke server sehingga admin melihat HP mana yang masih versi lama.
Build 67
Setiap foto lapangan bercap tanggal, jam, dan koordinat.
Build 66
Peta “Pilih lewat peta” bisa digeser lancar tanpa menutup jendela; kolom pencarian berbingkai jelas.
Build 65
Data Manual mengunci lokasi sendiri; cari nama tempat di “Pilih lewat peta”.
Build 64
Lokasi terkunci cepat di Lapor, Atensi, dan kamera; iPhone menyusul dengan peta ancaman dan gambar yang bisa diperbesar.
Build 63
Gambar utuh dan bisa diperbesar; halaman izin lokasi terbuka sendiri untuk peringatan saat aplikasi ditutup.
Build 62
Isi build 61 dengan perapian kode pemutar video CCTV.
Build 61
GPS terkunci cepat (satelit dan Wi-Fi/seluler bersamaan), layar peta area ancaman, notifikasi ancaman membuka petanya.
Build 60
Pindah ke server baru simantab.lalapo.my.id, dusun Data Manual lengkap, notifikasi menyebut nama jalan.
Build 59
Beranda menyegarkan dirinya sendiri tanpa perlu ditarik ke bawah.
Build 58
Kartu peringatan ancaman dipindah ke tepat di bawah status Merapi supaya terlihat tanpa menggulir.
Build 57
Kunci Google Maps kembali terpasang sehingga seluruh peta tampil lagi; sejak build ini, membangun versi rilis tanpa kunci peta akan gagal, bukan menghasilkan aplikasi berpeta kelabu.
Build 56 Ditarik
Seluruh peta tampil kelabu karena kunci Google Maps tidak ikut terpasang saat membangun. Isinya berjalan di build 57.
Build 55 Ditarik
Aplikasi tertutup sendiri begitu dibuka. Isinya (peringatan ancaman, notifikasi latar, pemutar CCTV di web, pengingat pembaruan) berjalan di build 56.
Build 54
Barang penyerahan bisa dihapus, dan simpan penyerahan tidak lagi ditolak “isian belum lengkap” padahal sudah lengkap.
Build 53
Notifikasi mendarat di halaman yang benar dan alamatnya tidak lagi berisi tanda hubung; zona Merapi berwarna sesuai tingkatnya; barang di luar rekomendasi bisa ditambahkan saat penyerahan.
Build 52
GPS tidak lagi terasa lama di enam layar, asesmen atas laporan warga bisa dikirim, baris dampak bisa dihapus, foto penyerahan bisa diambil lagi, dan jejak lokasi berhenti tepat saat dihentikan.
Build 51
Nomor build terlihat di Akun → Tentang SIMANTAB (build 50 keliru menulis “1.1.0 (dev)”), dan penanda atensi di peta cuaca memakai ikon dari Master cuaca.
Build 50
Perbaikan besar hasil review 20 September: asesmen akhirnya bisa dikirim, daftar kelengkapan sebelum mengirim, hapus baris dampak, foto penyerahan bisa diambil lagi, koordinat tidak lagi lama, notifikasi benar-benar sampai. Catatan: layar Tentang pada build ini keliru menuliskan “1.1.0 (dev)”.
Build 49
Kegiatan kedua muncul seketika: sesudah menekan Selesai lalu Menuju lokasi lagi, Beranda tidak lagi kosong sampai 3–5 menit; kartu kegiatan baru langsung tergambar dan waktunya dihitung ulang dari nol.
Build 48
“Menuju lokasi” kedua bisa lagi: bila laporan “Selesai” sebelumnya belum sempat terkirim (sinyal putus), aplikasi mengirimkannya dulu lalu membuka kegiatan baru; bila memang tanpa internet, muncul pesan yang menjelaskannya, bukan layar diam. Akun: Pelacakan lokasi kembali berbentuk kartu, judul di kiri, status Aktif / Tidak aktif di ujung kanan; ketuk kartunya untuk mematikan pelacakan.
Build 47
Kegiatan yang sudah ditandai Selesai tidak muncul lagi setelah aplikasi ditutup. Kartu kegiatan berjudul Menuju lokasi. Pusat Kegiatan dirapikan: Data Offline dan Respon diganti satu tombol Proses ke rincian laporan. Selama menuju lokasi, izin lokasi wajib aktif; bila dicabut, peringatan merah muncul beserta cara mengaktifkannya. Menu Asesmen terbuka seketika dan tidak lagi tertahan perekaman lokasi.
Build 46
Perbaikan “tidak bisa update”: nomor versi build 45 lebih rendah daripada build 44 sehingga Android menolaknya; sekarang selalu naik. Notifikasi bisa diaktifkan lagi. Kamera penyerahan: pembukaan kedua tidak lagi gagal, tampilannya seperti layar Lapor (kisi tiga kolom, ketuk untuk memperbesar, 1 sampai 5 foto). Cuaca Sleman tidak lagi muncul sesaat lalu hilang.
Build 44
Durasi bertugas sama di Beranda dan Pusat Tugas (tidak berlari atau mundur); Beranda tidak lagi tertimpa jawaban lama sesudah Selesai lalu Menuju lokasi lagi.
Build 43
Sesi tugas kedua dan seterusnya: pelacakan langsung jalan dan Beranda langsung menampilkan “Sedang bertugas” tanpa tarik-segar.
Build 42
Beranda dan Pusat Tugas selalu sepakat soal status bertugas (termasuk tanpa jaringan dan saat server menutup sesi); notifikasi pelacakan hilang sendiri sesudah Selesai bertugas.
Build 41
Angka antrean di bilah atas Beranda tidak lagi menghitung titik pelacakan dan hilang sendiri saat antrean kosong.
Build 40
Data Manual tanpa catatan “tidak masuk Riwayat”.
Build 39
Daftar wilayah diunduh otomatis sejak aplikasi dibuka dan tahan gagal (Data Manual tidak lagi “belum tersalin”); catatan urutan di Laporan Masuk dihapus.
Build 38
Beranda langsung “Belum bertugas” sesudah Selesai bertugas tanpa menunggu server; Pusat Tugas terbuka seketika dari data lokal.
Build 37
Pusat Tugas tampil segera, tidak lagi menggantung saat dibuka dari Selesai bertugas; kartu Sedang bertugas tanpa catatan angka titik.
Build 36
Kirim semua di Data Offline benar-benar mengirim (server menerima titik lokasi susulan sampai 24 jam), Selesai bertugas langsung pulang ke Beranda, daftar Laporan Masuk memuat halaman berikutnya saat digulir, dialog penjelasan sebelum izin baterai.
Build 35
Pelacakan tetap hidup walau aplikasi ditutup (layanan latar depan; saat mulai bertugas aplikasi meminta izin abaikan optimasi baterai, izinkan). Data Manual: pilih Kecamatan → Kalurahan → Dusun bisa dicari, pin lokasi lewat peta. Kotak Kirim menjadi Data Offline dengan kirim ulang otomatis.
Yang dibutuhkan aplikasi agar berjalan penuh di lapangan.